INOVASI "CARI BESI", PERMUDAH MASYARAKAT DALAM BERURUSAN DI SBJ
- Sabtu, 20 Juli 2024
- Admin Kecamatan Sangir Balai Janggo
- 0 komentar

Seiring perkembangan IT yang tak terbendung buah dari inovasi-inovasi para milenial dan gen z, pelayanan publik memiliki peluang untuk mengalami perbaikan dengan memanfaatkan IT yang semakin berkembang ini. seyogyanya perkembangan IT bisa membuat pelayanan terhadap warga menjadi lebih gampang, tepat sasaran dan tuntas cepat.
Menjawab tantangan ini, OPD Kecamatan Sangir Balai Janggo menggagas sebuah inovasi pelayanan publik dinamakan "Cari Besi". Cari Besi disini bukanlah sebuah aktivitas mencari potongan besi ataupun mencari lokasi tambang biji besi, melainkan sebuah akronim. Kepanjangan dari Cari Besi adalah Kecamatan dan Nagari Bekerja Bersinergi. Inovasi ini sah berlaku sejak ditunjuknya Tim Pelaksana Inovasi Cari Besi dengan Keputusan Camat Sangir Balai Janggo Nomor 11 Tahun 2024.
Ruang lingkup kerja sinergi kecamatan dan nagari dalam inovasi Cari Besi adalah:
- Pemerintahan
- Keuangan
- Pelayanan Publik
Permasalahan yang melatarbelakangi gagasan Inovasi Cari Besi yaitu:
- Seringnya terjadi kesalahan-kesalahan administratif dalam penyelenggaraan pemerintahan di nagari, terbukti dengan banyaknya koreksi-koreksi yang diberikan verifikator kecamatan pada saat verifikasi dokumen mulai dari perencanaan, penganggaran sampai dengan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan, serta penerbitan regulasi-regulasi nagari.
- Perbedaan pemahaman dalam pelayanan publik berjenjang menghasilkan kekeliruan dalam penerbitan dan pemrosesan dokumen dari nagari yang akan ditindaklanjuti pihak kecamatan seperti rekomendasi, Surat Keterangan dan lain-lain. Kekeliruan ini mengakibatkan perlambatan dalam pelayanan kepada masyarakat.
Secara umum Inovasi Cari Besi bersifat meningkatkan komunikasi timbal balik antara kecamatan dan nagari untuk melakukan perbaikan-perbaikan dan penyempurnaan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan keuangan serta pelayanan di nagari dan kecamatan. Komunikasi yang dilakukan adalah berupa monitoring, evaluasi, supervisi dan sharing informasi.
Selanjutnya dalam pelayanan dilaksanakan pembaharuan proses dalam pengurusan berkas dan dokumen masyarakat yang berlanjut dari nagari ke kecamatan. Pembaharuan ini berupa komunikasi awal antara petugas dari nagari dengan petugas pelayanan di kecamatan tentang berkas-berkas yang akan diteruskan masyarakat ke kecamatan, sehingga setibanya yang bersangkutan di kecamatan tinggal melaksanakan sedikit klarifikasi dan dokumen bisa cepat diserahkan.
Begini nih, kira-kira bagannya
Camat Sangir Balai Janggo Muslim, S.Pd. berharap Inovasi ini efektif meningkatkan tingkat kepuasan masyarakat di kecamatan ini. "Alhamduillah, Indeks Kepuasan Masyarakat atas pelayanan di Kecamatan Sangir Balai Jango makin meningkat dari tahun ke tahun. Kita berharap inovasi ini mampu mendongkrak tingkat kepuasan masyarakat lebih tingi lagi kedepannya", ungkiap Muslim.